TERAPI KOMPLEMENTER SQEFT DAN ATAQ

DR. Lilin Rosyanti.,M.kep dan Indriono Hadi., M.Kes merupakan dosen di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari jurusan keperawatan, telah mengembangkan terapi komplementer yang inovatif, yaitu SQEFT (Spiritual Qur’anic Emotional Freedom Technique) dan ATAQ (Aplikasi Terapi Al-Qur’an). Kedua terapi ini bertujuan untuk mengintegrasikan aspek spiritual dalam proses penyembuhan, menawarkan alternatif bagi pasien yang mencari pendekatan non-konvensional dalam kesehatan.

SQEFT: Terapi Emosional Berbasis Spiritual

SQEFT adalah metode yang menggabungkan teknik pengelolaan emosi dengan prinsip-prinsip spiritual yang terdapat dalam Al-Qur’an. Terapi ini dirancang untuk membantu individu mengatasi berbagai masalah emosional dan psikologis dengan memanfaatkan ajaran-ajaran spiritual sebagai dasar. Buku panduan yang ditulis oleh Lilin Rosyanti dan Indriono Hadi menjelaskan langkah-langkah praktis dalam menerapkan teknik ini, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas.

ATAQ: Aplikasi Terapi Al-Qur’an

Sementara itu, ATAQ berfokus pada aplikasi langsung dari ayat-ayat Al-Qur’an dalam konteks terapi. Konsep ini bertujuan untuk memberikan dukungan spiritual kepada pasien, yang diharapkan dapat mempercepat proses penyembuhan. Dalam buku yang juga ditulis oleh keduanya, dijelaskan bagaimana penerapan ayat-ayat suci dapat memberikan ketenangan batin dan membantu pasien dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan.

Penerapan dan Manfaat

Kedua terapi ini telah diuji dalam berbagai penelitian dan menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kesejahteraan pasien. Dengan meningkatnya minat terhadap terapi komplementer, terutama di kalangan masyarakat yang merasa tidak puas dengan pengobatan konvensional, SQEFT dan ATAQ menawarkan solusi yang lebih sesuai dengan nilai-nilai spiritual mereka. Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini tidak hanya membantu dalam mengatasi masalah kesehatan fisik, tetapi juga memberikan dukungan emosional yang signifikan.

Kesimpulan

Inovasi dalam terapi komplementer yang diperkenalkan oleh Lilin Rosyanti dan Indriono Hadi di Poltekkes Kendari ini menunjukkan pentingnya integrasi antara ilmu kesehatan dan spiritualitas. Dengan adanya SQEFT dan ATAQ, diharapkan masyarakat dapat menemukan jalan penyembuhan yang lebih holistik dan sesuai dengan keyakinan mereka.

REFERENSI :

Hadju, V., Maidin, A., Salmah, A. U., Amiruddin, R., Syam, A., & Abdullah, T. (2021). The Effect of Spiritual Qur’anic Emotional Freedom Technique (SQEFT) Therapy on Reducing Anxiety Value and Blood Cortisol Levels in NAPZA (Narcotics, Psychotropic, Other Addictive Substances) Residents. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology, 15(2).

Rosyanti, L., Hadi, I., Tanra, J., Islam, A., Hatta, M., Hadju, V., . . . Ibrahim, K. (2018). The effectiveness of spiritual Qur’anic emotional freedom technique (SQEFT) intervence against the change of brief psychiatric rating scale (BPRS) on patient with schizophrenia. Health Notions, 2(8), 895-900.

Rosyanti, L., Hadi, I., & WN, H. S. (2023). ATAQ Aplikasi Terapi Al Quran.

1 comment

comments user
admin_pusppm

semoga bermanfaat bagi masyrakat dan parktisi kesehatan sebgai terapi komplementer dengan pendektan spritual

Post Comment